waralaba franchise-cara mudah membuat prospektus waralaba

April 26, 2011

Waralaba franchise adalah salah satu cara mengembangkan bisnis kita, jika sebelumnya kita menjual kopi setelah menjadi franchisor kita akan menjual bisnis kopi secara keseluruhan bukan lagi menjual kopinya saja dan jika kita menjual ayam bakar setelah menjadi franchisor maka yang kita jual adalah unit usaha bisnis ayam bakarnya dan tidak lagi hanya menjual ayam bakarnya saja,  hal terpenting  selain memiliki organisasi franchise yang tangguh dan dokumen franchise yang lengkap tentunya  sebagai franchisor (pemberi waralaba)  terlebih dahulu kita memberikan sebuah proposal penawaran yang kita beri nama  prospektus bisnis franchise  kepada calon franchisee kita, prospektus adalah marketing tools sebagai media yang memberikan gambaran bagaimana bisnis kita sebenarnya dan memberikan informasi lengkap bisnis yang ditawarkan  serta hak dan kewajiban kita sebagai franchisor banyak informasi bisnis waralaba franchise kita yang didapatkan oleh calon franchisee kita dari prospektus tersebut sehingga banyak [ara pelaku usaha bisnis franchise yang membuat prospektus dengan ilustrasi dan informasi yang menarik sehingga menjadi nilai jual yang tinggi bagi bisnis waralaba franchise yang kita tawarkan

Untuk membuat prospektus apa saja yang harus kita persiapkan salah satunya adalah :

  1. Data identitas perusahaan meliputi uraian nama perusahaan,nama dagang kita, uraian kapan perusahaan berdiri ,uraian dokumen perusahaan dan alamat perusahaan yang dapat dihubungi
  2. Legalitas Usaha antara lain: surat izin perusahaan misalnya SIUP atau TDP jika usaha pendidikan izin dari departemen pendidikan jika restoran atau rumah makan surat  izin dari departemen pariwisata dsb
  3. Sejarah Perusahaan yaitu uraian singkat berdirinya dan aktivitas dari perusahaan dsb
  4. Struktur dari organisasi perusahaan yaitu uraian dari organisasi perusahaan agar calon franchisee bisa melihat siapa saja dibalik bisnis franchise yang akan dibelinya
  5. Laporan keuangan perusahaan yakni laporan 2 tahun terakhir dari aktivitas keuangan perusahaan agar terlihat transparansi berapa besar  keuntungan dari perusahaan kita agar calon franchisee bisa menarik kesimpulan benar tidaknya perusahaan yang dibelinya dapat memberikan keuntungan baginya kelak
  6. Berapa banyak jumlah Outlet atau franchisee yang telah berjalan berikut alamat lengkap dan kontak person yang dapat dihubungi dan ini juga bisa menjadikan bahan pertimbangan dan referensi calon franchise kita sebelum membeli bisnis yang kita tawarkan
  7. Hak dan kewajiban franchisor dan franchisee yakni uraian sekitar hak dan kewajiban kita sebagai franchisor serta hak dan kewajiban kita sebagai franchisee hal ini bertujuan agar calon franchisee mempunyai gambaran bagaimana aturan main yang berlaku pada bisnis waralaba franchise kita

dan jika uraian diatas dapat dibuat dan disusun  secara detail dan lengkap sebaiknya prospektus tersebut dicetak dan buat dalam bentuk buku secantik mungkin agar menarik bagi calon franchisee kita sehingga mau membeli bisnis waralaba franchise yang kita tawarkan. Selain prospektus dokumen lain yang dibutuhkan dalam franchise yaitu dokumen franchise, yang berisi panduan dan manual bagi franchisee dalam menjalankan usahanya. Seluruh dokumen yang lengkap akan mempermudah dalam berbisnis franchise.

Selamat berbisnis franchise :)

Taufik Hidayat

International Franchise Business Management

Menara KADIN 30Fl.

Jl. HR Rasuna Said kav 2-3 Block X-5. Kuningan

Jakarta 12950. Indonesia

Tel. +62-21 5299-4547 (hunting)

Fax. +62-21 5299-4599

Email: franchiseconsultant@ifbm.co.id

www.konsultanwaralaba.com

untuk meningkatkan performance website anda, kunjungi: www.konsultaninternetmarketing.com

Comments

6 Responses to “waralaba franchise-cara mudah membuat prospektus waralaba”

  1. simon on May 16th, 2011 5:31 pm

    saya mau tanya pak apa saja yang diperlukan untuk membuat franchise.. kebetulan saya punya usaha baru berjalan 1 bulan banyak yang menanyakan franchisenya gimana ya pak? mohon bantuannya.. trimakasih

  2. Burang Riyadi on May 17th, 2011 9:42 am

    P Simon, terima kasih emailnya.
    Mem-franchise-kan usaha berarti anda akan mengajarkan kiat2 berbisnis kepada penerima franchise (franchisee). Artinya anda harus mastery (ahli betul) mengenai berbisnis tsb utk menjadi Pemberi Franchise (franchisor). Anda perlu tahu berapa target keuntungannya yang bisa didpt. Kapan balik modalnya. Bagaimana cara yg paling jitu utk mencapai target, bagaimana cara mengelola bisnisnya, bagaimana cara mengelola orang2nya, bagaimana mengelola keuangan dan pajaknya, bagaimana mengurus ijin2, bagaimana menentukan lokasi yang paling bagus, bagaimana cara dealing dengan penyewa tempat, dan lain-lain-lain-lain..sebagainya.
    Memfranchisekan bisnis memang tidak sederhana. Menurut peraturan pemerintah kita hrs siap betul hingga usaha kita sudah menguntungkan dan baru bisa difranchisekan.
    Saran saya, anda jalankan dulu bisnisnya sambil menimba mastery bisnis. Jgn cepat2 difranchisekan, dari pada nanti menuai masalah dengan teman atau kenalan yang tadinya mempunyai hubungan yang baik.
    Ikuti workshop: HOW TO FRANCHISE YOUR BUSINESS tanggal 18-20 mei besok dibidakara. Silahkan hubungi Dyah di 021-93734500
    -salam,
    Burang Riyadi
    franchise consultant IFBM

  3. jico bakti riyantico on July 18th, 2011 11:38 pm

    saya mau tanya pak. Apa saja yang diperlukan untuk memulai usaha dan surat-surat apa saja yang harus dibuat untuk melegalkan usaha? terima kasih banyak sebelumnya.

  4. admin on July 19th, 2011 5:08 pm

    Terima kasih telah membaca artike kami
    Untuk memulai usaha diperlukan kesiapan mental dan modal yang cukup
    surat surat yang dibutuhkan untuk melegalkan usaha bergantung pada bidang usaha yang akan anda jalankan sebaiknya dibuatkan badan hukum dahulu pada usaha anda seperti PT atau CV kemudian dinas terkait yang sesuai bisnis anda misalkan bisnis makanan pada dinas perdagangan dan kesehatan , untuk bisnis pendidikan pada dinas pendidikan dan seterusnya tergantung bisnis apa yang akan anda jalankan ..?

    Salam Franchise

    Taufik Hidayat

  5. faza on January 20th, 2012 12:27 pm

    trima ksih pai artikelny…
    Sungguh luar biasa.
    Ad beberpa yg ingin sya tnyakn..
    Saat in sya lg menjlni kerjasama di sebuah rmah makn kecil yg berjualan Mie Ayam…
    Bisnis in sya lirik, krna dr 3x survei hrianny….dn 35x survei mnddak
    Bisnis in sngat menrik…. Krena mmpnyai keungguln dr citarasany… Yg beda dr yg lain….!
    Raata” pnjualnny perhari bs hbis 250 porsi dlam wktu 4 smpe 5 jam pling lma……dgn hrga 7500,. Per porsiny…
    Nah bgaimna mnurt anda pak…prospek dr bisnis it jka sya kmbngkn dlam bntuk frincise…..
    Dn ap sja lg yg perlu ya siapkn untk mulai frnciseny…l.

    Oh iiy ,lw anda tdak k.bratn.. sya ms mnta kontk hp….anda…. Agr sya dpat berkonsultsi lbih ljut tntng bisns sya in……
    Trima ksih….l

  6. admin on January 24th, 2012 12:51 pm

    Terima kasih pak Faza atas pujiannya……..semoga artikel ini bisa membawa manfaat bagi yang membacanya , pada dasarnya bisnis franchise adalah duplikasi bisnis yang telah sukses , ada 6 kriteria bisnis yang bisa difranchisekan
    1.memiliki ciri khas pada bisnisnya
    2. sudah memberikan keuntungan
    3 bisnisnya sudah memiliki standar atas pelayanan maupun produknya
    4.adanya dukungan yang berkesinambungan
    5.mudah diajarkan kepada orang lain
    6. Hak kekayaan intelatualnya sudah didaftarkan
    membaca cerita bapak tentang bisnis mie ayam diatas sungguh sangat menarik dan kelihatannya sangat potensial untuk di franchisekan untuk lebih memahami tentang bisnis franchise bapak bisa mengikuti program reguler kami tentang bagaimana cara membuat bisnis bapak menjadi franchise pada tanggal 7,8 dan 9 february 2012 yaitu program ” How To Franchise Your Business” jika bapak berminat bisa menghubungi ibu Dyah di 081283614980

    terima kasih
    Taufik Hidayat

Got something to say?