Waralaba Franchise – Kiat Sukses Usaha Franchise

January 20, 2011

Waralaba Franchise di Indonesia sudah lumayan berkembang belakangan ini. Franchise tips minggu ini adalah kiat sukses membeli waralaba atau franchise. Banyak pertanyaan kepada kami sebagai konsultan franchise yaitu bagaimana cara memilih franchise yang benar atau apa sih kiat kiat kalau kita membeli franchise.  Perlu kita ketahui banyak pilih jenis usaha yang ditawarkan kepada kita apakah itu BO  ( Business Opportunity) , Franchise ataupun lisensi.

Semua jenis usaha tersebut hampir mempunyai cara yang sama,  hanya saja jika bisnis waralaba franchise memiliki banyak keunggulan dari bisnis serupa antara lain bisnisnya telah teruji dan memiliki dokumen yang tersistem dengan rapih.

BO ( Business Opportunity ) masih dalam tahap perkenalan dan biasanya belum terlalu lama sehingga bisnisnya belum teruji. Jika  anda berminat untuk membeli bisnis franchise,  sangat disarankan menggunakan jasa konsultan franchise.

Berinvestasi dengan membeli waralaba/franchise memerlukan pemahaman yang cukup dalam mengenai bisnis franchise  karena bisnis franchise memiliki karakteristik yang khusus dan juga memerlukan investasi yang cukup besar. Banyakit dari kita yang telah berinvestasi besar dan memerlukan  tenaga yang cukup ekstra ternyata harus tutup karena tidak memahami bisnis franchise tersebut .

Di Indonesia sendiri konsultan franchise tidak terlalu banyak  jika dibandingkan dengan konsultan pajak, keuangan atau bisnis sekalipun jika anda berkeinginan untuk membeli franchise tentunya kita harus memahami aspek apa saja yang menjadi keuntungan bagi kita jika membeli franchise :

1. Learning Curve yang singkat

2. Keuntungan menggunakan jaringan nama usaha yang terkenal

3. Mendapatkan bantuan memulai usaha

4. Jaminan Suplai & dukungan usaha lainnya

5. Kekuatan dalam kegiatan promosi yang efisien

Jika bisnis franchise bisa memberikan keuntungan tetapi  bisnis franchise juga dapat merugikan kita sebagai si pembeli franchise diantaranya :

1.Sekalipun usahanya dimiliki sendiri,tetapi kebijakan umum masih ditentukan oleh franchisor

2. Untuk membentuk sistem yang baku ,perlu adanya proses yang lebih birokratis

Bagaimana cara memilih franchise yang baik atau ideal antara lain :

1. Tidak menjual  produk tunggal

2. Masa Expire datenya panjang

3. Tidak membutuhkan tenaga kerja yang banyak

4. Tidak membutuhkan ketrampilan yang rumit atau mempunyai sistem yang terbukti berhasil

5. Produknya sudah terkenal

6. Mempunyai margin tinggi

7. Prospek pasarnya  tumbuh berkembang

Dari mana saja informasi mengenai bisnis franchise kita dapat? Biasanya kita mendapatkan info  tentang waralaba/franchise dari mass media baik majalah atau Televisi  maupun seminar seminar tentang franchise oleh event organiser  bahkan yang lebih menarik justru kita mengenalnya dari brosur- brosur yang dibagikan pada setiap pameran franchise yang diselenggarakan tiap tahunnya jika anda ingin mendapatkan  informasi lebih lanjut dapat memberikan pertanyaan kepada kami apa dan bagaimana cara yang lebih baik jika akan membeli franchise  dialamat email kami : franchiseconsultan@ifbm.co.id atau di 021-93734500

Selamat menjalankan bisnis franchise

Taufik  Hidayat

Bisnis Waralaba Indonesia – Kekuatan Merek Usaha Waralaba

January 17, 2011

Didalam bisnis waralaba Indonesia, maupun kehidupan kita sehari-hari  kita pasti menjumpai berbagai nama produk mulai dari sabun mandi, pasta gigi dan baju yang kita pakai. Bahkan saat kita menikmati acara televisi pasti akan ditawarkan berbagai nama produk yang kita kenal dengan nama siaran niaga atau iklan.

Kita akan diperkenalkan berbagai nama produk yang kita gunakan sehari hari  dari bumbu masak, alat rumah tangga hingga elektronika dan telepon seluler  biasanya produk yang menjadi pertama kali ada atau  pioneer akan mudah diingat. Sudah menjadi kebiasaan orang  seperti jika kita membeli minuman air mineral pasti kita akan menyebut suatu merek produk tertentu misalkan AQUA atau jika ibu rumah tangga akan mencuci pakaian maka dia akan membeli merek produk deterjen maka kita akan menyebut nama produk tertentu.

Jika kita akan membeli mie instan maka merek tertentu yang akan kita sebutkan  mengapa demikian karena pola pikir kita sudah terbiasa dengan produk tersebut dan pikiran kita sudah terekam atau dicuci ( brandwash) pada produk tertentu maka disinilah letak dari kekuatan merek

Kesadaran masyarakat kita  pada merek masih sangat rendah , kita baru menyadari pentingnya merek atau brand jika sudah dipergunakan atau diambil orang lain sebagai usaha bisnisnya yang sejenis dengan kita dan tentunya sangat merugikan kita apalagi merek atau brand tersebut sudah banyak dikenal masyarakat luas , mengapa demikian ……? Karena pada awal pemberian nama merek atau brand tersebut kita tidak mendaftarkannya dahulu sehingga kita tidak mempunyai kekuatan hukum atas hak penggunaan merek atau hak kekayaan intelektual produk atau jasa tersebut.

Lalu bagaimana melindungi atau menjaga merek atau brand yang telah kita bangun dengan susah payah tersebut agar tidak dicuri atau disalah gunakan pihak yang tidak bertanggung jawab walaupun kita meyakinkan sebagai orang pertama dari merek atau brand tersebut dan yang perlu kita ketahui menurut UU No.15 Tahun 2001 tentang peraturan merek bisnis  pada pasal 90 dikatakan ” barang siapa yang sengaja meniru sama persis sebuah merek dagang maka akan didenda sebesar Rp 1 milyar atau pidana 5 tahun oleh karena itu sebaiknya kita daftarkan dengan segera merek atau brand yang kita miliki  karena hukum yang berlaku menurut aturan HKI adalah siapa yang lebuh dahulu mendaftarkan merek yang berhak atas merek tersebut bukan kepada siapa yang pertama menggunakan

Bagaimana merek yang mempunyai kekuatan bagi bisnis kita terutama pada bisnis waralaba indonesia, kita sebaiknya merek tersebut mudah diucapkan , mudah diingat dan singkat yang terpenting dari itu merek atau brand tersebut sesuai dengan produk atau jasa yang kita jual mengapa demikian karena merek tersebut akan menuntun konsumen pada apa yang kita jual  mungkin saja  bisa kita berikan warna yang mencolok atau kata kata yang menarik agar menjadi daya tarik  orang untuk membeli produk atau jasa kita dan yang sangat penting merek tersebut menjadi image atau trend yang digemari oleh masyarakat  sebagai contoh pizza maka kita akan langsung teringat dengan franchise tertentu atau saat kita ingin membeli burger yang ada dipikiran kita adalah salah satu franchise tertentu atau  ketika akan makan siang dengan fried chicken maka kita langsung tertuju pada franchise tersebut .

Didalam bisnis waralaba Indonesia,  merek mempunyai peranan yang sangat besar karena. Sebelum orang lain membeli bisnis franchise yang kita tawarkan,  sudah pasti yang pertama dikenalnya adalah mereknya terlebih dahulu. Sebelum dia mengenal lebih jauh tentang bisnis yang kita tawarkan, tentunya disinilah peran besar merek memegang peranan bagi bisnis  kita , bahkan banyak usaha franchise lebih dikenal mereknya daripada siapa yang memiliki atau yang menjalankan usaha franchise tersebut. Namun terkadang banyak juga dari para pemegang merek yang tidak menjaga nama besar merek yang telah dibangunnya bertahun-tahun. Ini terjadi  bahkan ketika  orang sudah mengenalnya sebagai bisnis franchise yang telah memiliki banyak gerai atau cabang dan memenangkan berbagai award dan menjadi contoh untuk pengusaha franchise yang lain.

Mereka terjatuh hanya karena tidak bisa menjaga nama besar mereknya terutama dari bisnis BO atau Business Opportunity. Banyak dijumpai booth atau gerai yang tidak terawat bahkan ditempat sampah yang sangat menjatuhkan imagenya sebagai franchise atau BO sukses. Tentunya ini jangan sampai terjadi pada bisnis anda  dan jika anda ingin memiliki dan mendaftarkan merek yang akan menjadi nama usaha anda. Sangat disarankan untuk berdiskusi dengan  konsultan  yang memahami segala hal mengenai merek atau brand pada konsultan HKI agar terhindar dari hal hal yang tidak diinginkan dan bisnis waralaba indonesia atau internasional yang kita bangun menjadi besar dan terkenal mereknya.

Salam Sukses Selalu

Taufik Hidayat

Info Waralaba- Perbedaan Franchise, Business Opportunity & Lisensi

January 11, 2011

Info waralaba atau informasi franchise ternyata masih sangat kurang bagi masyarakat kita yang masih awam. Banyak dari masyarakat kita yang belum dapat membeda antara bisnis franchise dengan bisnis yang sejenisnya baik itu ( BO ) Business Opportunity  maupun Lisensi. Sewaktu diperkenalkan kepadanya di acara event  pameran franchise biasanya mereka  ditawarkan bisnis  franchise dengan investasi yang murah lalu BEP cepat dan tanpa franchise fee dan royalti fee yang tentunya sangat menjanjikan jika dia membeli bisnisnya. Pola pikir seperti  ini tentunya akan merugikan kita semua  pelaku usaha yang benar benar telah franchise  karena masih banyak pelaku usaha BO mengaku kalau bisnisnya adalah bisnis  franchise.

Hal ini akan memberikan kesan kalau bisnis franchise hanya memberikan  janji dan isapan jempol semata tanpa adanya tanggung jawab dan bukti nyata  kalau bisnis franchise memberikan keuntungan yang besar dan BEP yang cepat , walaupun tidak sedikit pula mereka yang membeli bisnis BO mencapai kesuksesan yang cukup lumayan dan bertahan hingga saat ini.

Info waralaba dan pemahaman franchise perlu diterapkan kepada masyarakat agar bisa membeda apakah perbedaan bisnis  franchise  dengan bisnis sejenisnya  baik itu ( BO ) Business Opportunity maupun lisensi walaupun saat ini telah banyak media massa baik itu majalah dan tabloid yang memuat  artikel mengenai bisnis franchise dan ( BO ) Business Opportunity  namun  informasi yang mereka dapatkan masih sedikit sekali

Di  awal tahun 2000-an telah berkembang banyak bisnis bisnis yang menawarkan peluang kerjasama bagi para pemilik modal tidak hanya dengan sistem franchise tetapi juga  dengan sistem kemitraan atau yang kita kenal juga BO ( Business Opportunity ).   BO merupakan cikal bakal suatu usaha untuk menjadi usaha yang franchise-able. umumnya suatu yang baru berjalan dibawah 3 tahun tetapi mempunyai peluang yang sangat menjanjikan bagi para pemilik modal yang berinvestasi didalamnya. Biasanya bisnis BO kekuatan bisnisnya belum teruji seperti bisnis franchise dan bisnis BO belum memiliki merek dagang yang mapan sehingga resiko yang ditimbulkan lebih besar dibandingkan franchise.  BO pada umumnya belum memiliki dokumen sistem yang bagus dan jika anda berniat membeli franchise tanyakan terlebih dahulu apakah sudah memiliki STPW  ( Surat Tanda Pendaftaran usaha Waralaba ) yang dikeluarkan oleh dinas perdagangan.

Hal lain yang perlu ditanyakan juga  berapa lama bisnisnya berjalan , apakah lebih dari 3 tahun atau belum karena bisnis franchise mempunyai beberapa kriteria antara lain : keunikan usahanya , sudah menghasilkan keuntungan yang dibuktikan dengan laporan keuangan 2 tahun terakhir yang ada di prospektusnya , dapat diajarkan atau di aplikasikan kepada orang lain , produk dan sistemnya sudah standart ,mereknya sudah didaftarkan di dirjen HKI

Selain Business Oppurtunity atau BO  bisnis selanjutnya adalah bisnis dengan sistem lisensi , bisnis dengan sistem Lisensi sudah berjalan sejak lama  dan pengertian lisensi itu sendiri adalah pemberian hak dari pemegang merek kepada penerima lisensi untuk menjual suatu produk diarea teritori tertentu yang telah disepakati kedua belah pihak baik pemberi lisensi dan penerima lisensi dan biasanya kesepakatan itu yang lebih kita kenal dengan perjanjian lisensi sedangkan untuk franchise kita sebut perjanjian franchise demikianlah  sekedar info waralaba dari kami semoga menjadi pegangan atau pedoman sebelum anda memulai  bisnis apakah bisnis BO atau franchise maupun lisensi yang akan anda pilih untuk menjalankan bisnis anda

Salam Sukses selalu

Taufik Hidayat

Waralaba Alfamart – Peluang Bisnis Franchise

January 6, 2011

Waralaba Alfamart adalah salah satu waralaba tanah air yang sukses luar biasa hampir disetiap sudut jalan bahkan didalam komplek perumahan manapun, waralaba  Alfamart dapat dengan mudah kita temui waralaba alfamart. Alfamart adalah usaha yang dimiliki dan dioperasionalkan berdasarkan kesepakatan waralaba dari PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk,selaku pemegang merek Alfamart dengan motto “Belanja Puas,Harga Pas” . Model bisnisnya  adalah menjual  berbagai kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau dan lokasinyapun sangat mudah dijangkau .

Alfamart didirikan pada tanggal 18 Oktober 1999 dan pada saat itu sebagai unit usaha dari  ritel group Sampoerna  dan  waktu itu masih menggunakan nama Alfa minimarket. Memasuki  tahun 2003 nama Alfa minimarket berubah menjadi Alfamart hingga sekarang .

pada tahun 2006 Alfamart telah mendapatkan ISO 9001:2000 berkat  pengalaman dan kerja keras seluruh karyawan dan manajemen Alfamart maka Alfamart menjadi salah satu raksasa bisnis waralaba di tanah air dan berbagai award pun telah diraihnya seperti Super Brand dari IBBA (Indonesia’s Best Brand Award) hingga World Of Mouth Award. Yang paling signifikan berada paada posisi Store Equity Index dari Nielsen selama tiga tahun berturut turut tentunya ini sungguh membanggakan bagi semua, terutama IFBM sebagai konsultan franchise yang menjadi konsultan waralaba Alfamart

Bagi kami sebagai konsultan waralaba   Alfamart adalah salah satu contoh waralaba tanah air yang bisa membanggakan diantara serbuan dari franchise asing yang menyerbu masuk ke tanah air  tentunya harapan kami tidak hanya Alfamart , semua bisnis franchise manapun  bisa sesukses bahkan lebih dari Alfamart dan kami berharap ada profile franchise sukses yang lain tidak hanya dibidang ritel bahkan  bidang makanan, jasa dan pendidikan yang bisa sukses melebih Alfamart dan yang membuat  bangga kami ada beberapa bisnis franchise kita yang sudah mengibarkan bendera usahanya dimanca negara sehingga dapat bersaing dengan franchise diluar negeri dan  yang terpenting dari itu bisnis kita bisa menciptakan lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya  sehingga dapat membantu pemerintah dalam hal  menciptakan lapangan pekerjaan dan pendapatan negara  melalui pajak yang kita bayarkan

Peluang Waralaba- Peluang Bisnis Waralaba 2011

January 3, 2011

Peluang waralaba menurut  beberapa para  pengamat bisnis waralaba, bisnis waralaba kita mengalami peningkatan yang sangat luar biasa. Peluang waralaba dapat dilihat pada setiap pameran franchise yang di selenggarakan baik dari jumlah peserta yang mengikuti pameran maupun jumlah pengunjung yang datang selalu ramai dan penuh antusias yang sangat luar biasa.

Sebagai tolok ukur kita dapat  dilihat dari jumlah peserta yang menjadi exibitor atau peserta pameran yang mengikuti event pameran franchise, kita  akan diperkenalkan peserta exibitor yang baru  dengan mengusung brand yang baru dan produk yang baru pula. Dengan kata lain mereka adalah para pelaku bisnis waralaba yang baru kita kenal baik dibidang  makanan , jasa laundry, jasa otomotif dan pendidikan

Pada pameran franchise dan lisensi yang diselenggaran  bulan November 2010 yang lalu banyak peserta pameran yang baru pertama kali mengikuti pameran franchise sangat  terkejut dan tidak menyangka sama sekali  kalau bisnis yang ditawarkan banyak diminati oleh beberapa pengunjung. Ada peserta yang juga klien kami yang hanya menargetkan 800  pengunjung ternyata melebihi target lebih dari 2000 orang pengunjung walaupun tidak semuanya akan menjadi franchisee-nya.

Rekan kami yang berbisnis kopi siap saji mengundang pimpinan perusahaannya untuk menunjukan betapa besarnya antusias masyarakat yang ingin berbisnis franchise ini menunjukan besarnya peluang waralaba diIndonesia . menurut hasil survey lembaga survey yang dipercaya . bisnis industri waralaba 2010 total nilai bisnisnya sebesar Rp 115 Trilyun dan jumlah tenaga kerja yang diserap lebih kurang 800 Ribu orang  hal ini  menunjukan betapa besar peluang yang dihasilkan dari bisnis waralaba ini.

Memasuki tahun 2011 kita berharap apakah peluang bisnis waralaba masih seperti tahun- tahun sebelumnya walaupun pada tahun 2010 banyak juga para pelaku bisnis waralaba yang mengalami kebangkrutan atau telah gagal menjalankan konsep bisnis dengan konsep waralaba akan  tetapi sikap optimistis dan daya juang yang besar akan menjadi modal yang besar untuk  kemajuan bisnis waralaba kita.

Biasanya pelaku bisnis waralaba selalu mengeluhkan beberapa hal yang mendasar berkaitan dengan bisnis waralabanya yaitu : hal yang dasar yang pertama mengenai sulitnya mencari SDM atau tenaga profesional yang terlatih hal ini menjadi kendala paling mendasar bagi pelaku bisnis waralaba hal mendasar. Kedua adalah hubungan antara pewaralaba sebagai franchisor  dengan pembeli bisnis waralaba atau yang kita sebut franchisee  hal yang paling sering kali kita temukan adalah kesalah fahaman dalam pandangan mengenai konsep dasar bisnis yang dijalankan atau ketidak harmonisan dalam hal menjalankan bisnis waralaba

Dari pengamatan kami sebagai konsultan waralaba ( Franchise ) awal  tahun biasanya  merupakan peluangan yang sangat besar hal ini dapat dilihat dari animo masyarakat pada pameran bulan November 2010 yang berada diakhir tahun , karena biasanya pada awal tahun banyak orang yang akan memulai atau mencoba berbisnis dan sebagai pilihan biasanya mereka akan membeli bisnis franchise yang sesuai dengan budget yang mereka miliki dan paling banyak peminatnya justru franchise yang tidak terlalu mahal atau bisnis dengan konsep  Business Oppurtunity dan tentu saja kami berharap tahun 2011 ini menjadi peluang waralaba bagi bisnis waralaba anda