Franchise Indomaret – Yomart, Alfamart, Atau Buka Minimarket Sendiri?

September 24, 2010

Franchise Indomaret dan Yomart, Alfamart adalah pilihan franchise yang sangat difavoritkan bagi mereka yang ingin membeli franchise. Sebelum Anda memutuskan membeli franchise Indomaret, Yomart,  Alfamart, atau franchise minimarket lainnya, sebaiknya pelajari dulu apa yang paling cocok untuk Anda, karena semua franchise minimarket sebenarnya baik dan bisa dapat sangat menguntungkan.

Seorang bapak , pegawai negeri yang ingin memanfaatkan bangunan yang belum terpakai, mencoba membuka usaha franchise Mini market . Daerah usaha tidak buruk didaerah perumahan baru dan cukup strategis . Pada mulanya mengambil pilihan sistem kerjasama dengan franchisor dalam bentuk bagi hasil. Kebetulan pilihan bentuk kerjasama dari franchisor ada dua macam , yang pertama dalam bentuk bagi hasil, dimana pengelolaan toko ditangani oleh franchisor. Sistem kerjasama yang kedua adalah membayar royalti dimana pengelolan toko dilaksanakan oleh franchisee sendiri

Pada saat tokonya dikelola oleh pihak franchisor dengan sistem bagi hasil,  sang bapak sebagai franchisee mencoba memantau pengelolaan yang dilakukan oleh franchisor, walaupun setiap bulannya dia mendapatkan keuntungan bagi hasil. Dia merasa dengan pasar yang sudah cukup tersedia ( Captive )  dilingkungan perumahan itu.  Pendapatan yang diterimanya terlalu sedikit karena dibagi dengan franchisor.  Dia berpikir  ” kalau pasarnya sudah pasti begini , kenapa harus berbagi dengan franchisor ” sehingga dia mengajukan usulan untuk mengelola tokonya sendiri dengan bantuan istri dan saudaranya sendiri.  “Seharusnya saya saya bisa menjalankan toko lebih baik ” begitu bayangannya .

Setelah tokonya dikelola sendiri, dia sering meninggalkan kantor untuk memantau tokonya yangb ditunggui istrinya , maklum saja anaknya masih kecil  sehingga istrinya terkadang kurang bisa  banyak waktu untuk selalu di toko. Mula -mula , sang bapak sangat antusias dan bersemangat, apalagi sekarang seluruh keuntungan usahanya tidak dibagi lagi dengan franchisor. Dalam waktu yang tidak lama dia merasa sibuk  dikantor sulit konsentrasi, setelah pulang mencoba mengawasi toko, bahkan sabtu dan minggu dia bekerja di toko

Dalam mengelola dia mencoba mengejar dan menaikan omset penjualannya dengan pengarahan dari franchisor , mengkombinasikan penjualan barang sudah beberapa kali tidak diperhatikan. Penjualan sekarang meningkat tetapi keuntungan menjadi lebih kecil ini bisa terjadi karena dia hanya berkosentrasi menjual barang cepat laku tetapi marginnya kecil sedangkan ongkos operasionalnya juga menjadi lebih tinggi karena dia melakukan banyak kegiatan promosi dan investasi baru

Saat keuntungan sudah semakin kecil, dia mencoba meminta bantuan franchisor. Sebenarnya dia lebih menyalahkan franchisor dengan mencari hal-hal lalai yang dilakukan franchisor. Pendek kata akhirnya dia marah dan mencoba membuka sendiri toko tanpa merk franchisor , namun sesuai peraturan tidak dijinkan. Karena dia pegawai pemerintahan dan lebih galak maka franchisor membiarkan saja dia membuka tokonya sendiri setelah putus hubungan franchise.

Saat tokonya dibuka dan dijalankan sendiri tanpa merk franchisor, sang bapak menjadi jauh lebih repot lagi, sekarang dia harus belanja kulakan ke pasar induk. Dulu barang dagangnya dikirim oleh franchisor ,tetapi sekarang dia harus belanja sendiri. Dulu dia diberi tenggang waktu pembayaran selama seminggu sekarang dia harus membayar tunai saat kulakan belum lagi repotnya soal angkutan.  Apa yang terjadi pada akhirnya ? Ribet !! Tidak untung lagi dan semakin berantakan

Fenomena seperti diatas sering terjadi pada beberapa franchisee dibidang Mini Market kadang orang berfikir bahwa menjalankan toko itu mudah tetapi saya perlu ingatkan bahwa kita berbisnis barang barang komoditas yang bermargin tipis

Pengelolaannya harus sangat tertib.sistemnya harus efisien dan cara menjualnya harus sangat efektif. Dengan kita membeli franchise Mini market, seperti Franchise Indomart, Yomart, Alfamart atau franchise lainnya,  seharusnya kita mempertimbangkan beberapa hal yang akan di dukung oleh franchisornya seperti :  dibantu mengevaluasi lokasi saat sebelum membuka toko. Selain itu Anda dibantu membuat denah ( lay Out ) toko, serta membeli peralatan-peralatannya sangat penting untuk merencanakan menaruh barang dagangan yang bisa memotivasi penjualan. Anda juga  dibantu dengan suplai barang yang terjamin seharusnya barang bisa tersedia tepat waktu jangan sampai kekosongan barang di toko harganya pun kompetitif karena franchisor membeli barangnya dengan jumlah banyak untuk seluruh jaringannya, mungkin juga kita akan memberikan penundaan pembayaran barang ( Term Of Payment ) ini sangat membantu cash flow operasional usaha kita.

Dengan tergabung pada jaringan ritel besar seperti franchise Indomaret, Alfamart, Circle K, maka upaya promosi menjadi lebih efisien adanya sistem penjualan dan operasional lainnya yang membuat operasional menjadi lebih terkontrol. Jika akan membuka usaha Mini market sendiri, akan sangat sulit bersaing dengan jaringan franchise Mini market yang sudah berkemban, tetapi untuk bergabung dengan franchise Mini market ,perlu juga kita evaluasi apakah mereka memberikan dukungan sperti butir-butir diatas .bila tidak ? pilih yang lain……

Selamat membuka franchise Mini market

untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai franchise, silahkan kirim email ke franchiseconsultant@ifbm.co.id 

 

Baca juga langkah-langkah membangun bisnis ritel seperti Alfamart dan Indomaret

 

Salam Franchise,

Taufik Hidayat

International Franchise Business Management ( IFBM )
Gandaria 8 Office Tower
8/Fl  Jl.Sultan Iskandar Muda
Jakarta 12240
Phone: 021-29851612
Fax     : 021-29851601

 

Franchise Murah atau Franchise Yang Menguntungkan?

September 21, 2010

Franchise murah dan bagus ? Seringkali beberapa peserta seminar yang selalu kami selenggarakan bercerita bahwa mereka berusaha atau bahkan sudah mengambil pensiun dini, dan mendapatkan pesangon yang cukup banyak atau golden shake hand  dan ingin membeli franchise untuk membuka usaha dan pertanyaan populer yang sering mereka ajukan adalah “ Franchise murah apa ya yang  bagus ?

Mengapa ingin membuka usaha atau memulai berbisnis setelah pensiun ? Jawabannya mungkin bermacam-macam , antara lain ” Habis ,tidak tahu lagi berbuat apa  ? ” atau kalau di depositokan bunganya terlalu kecil…???

Kata Robert T.Kiyosaki untuk menjadi kaya kita harus pindah kwadrat dan sebagainya. Perlu dipahami selama itu , kebiasaan dan kepekaan kita adalah bekerja, menuruti perintah, menjalankan peraturan dan mengabdi pada perusahaan  dan sebagai imbalan kita mendapatkan gaji dan bonus. Orientasi kita adalah mencari security ( jaminan keamanan ) tidak berminat untuk mengambil resiko hal ini berbeda dengan seorang pengusaha sejati yang alamnya adalah dunia usaha selalu mencari peluang atau Oppurtunity bahkan ekstrimnya bila situasi belum ada aturannya mak itu adalah peluang baginya.

Berbisnis pasti juga mempunyai kiat-kiat dan tekniknya serta cara bagaimana harus dipahami. Bila semula sebagai pegawai kerja dan ingin menjadi pengusaha kita harus mempelajari kiat-kiatnya dan mental harus di rubah bahkan mungkin harus tekun dan pandai membaca proyeksi kedepan dan tahan banting dan peka pada Oppurtunity

Bisnis apa yang akan kita buka atau kita beli, menurut pendapat kami sebaiknya memilih jenis usaha yang sesuai dengan minat untuk jangka panjang akan lebih baik lagi yang sesuai dengan  hobi dan cita-cita kita, jangan memfokuskan diri kepada mencari “franchise murah” saja.

Dalam berbisnis kita wajib punya Visi  usaha dan dari sekarang kita harus mempunyai pandangan bagaimana perusahaan kita nanti 30 tahun mendatang jika kami ditanya  tentang bisnis apa yang bagus maka 60 % jawabannya adalah terdapat pada cara dan keseriusannya menjalankannya mungkin secara industri kita bisa melihat perkembangan jenis bismis yang tumbuh pesat seperti : di sektor jasa, pendidikan ,makanan dan lainnya namun kita harus melihat kecocokannya sesuai minat kita jika tidak di khawatirkan putus semangat ditengah jalan.

Mengenai investasi , seperti cerita teman kami banyak orang yang mencari bisnis yang bermodal kecil, salah seorang rekan membeli bisnis dengan modal Rp 6 juta setiap bulan mendapat keuntungan bersih Rp 300 Ribu bahkan lebih tetapi karena dulu dia berpenghasilan Rp 5 juta perbulan maka keuntungan seperti itu tidak cukup berarti baginya sehingga pada akhirnya gelisah dan mencari pekerjaan yang berpenghasilan tidak kurang dari Rp 5 juta sehingga konsentrasinya pada usahanya mulai berkurang dan akhirnya bisnisnya terlantar….

Jika kita melihat bisnis yang dibukanya, apakah bisnis itu bagus maka jawabannya bisnis itu sangat bagus sekali karena dengan modal Rp 6 juta bisa mendapatkan keuntungan Rp 300 ribu bahkan lebih tidak ada deposito bank yang bisa memberikan bunga sebesar itu  , bisnisnya sebenarnya bagus tetapi hasilnya belum bisa mencukupi buat kebutuhan hidupnya dan hal itu perlu diperhitungkan. menurut kami kaji dahulu income yang akan didapat dari usaha yang akan kita buka , membuka bisnis denga modal kecil biasanya hasilnya pun tidak terlalu besar dan biasanya tingkat keseriusannya pada usaha kecil tidak sebesar jika dibandingkan dengan  membuka usaha dengan modal yang cukup besar.

Franchise murah atau franchise yang menguntungkan, semuanya tergantung kepada apa yang Anda mau

 

Taufik Hidayat

International Franchise Business Management ( IFBM )
Franchise Consultant Firm
Gandaria 8 Office Tower
8/Fl  Jl.Sultan Iskandar Muda
Jakarta 12240
Phone: 021-29851612
Fax     : 021-29851601