Bisnis Waralaba - Langkah Tepat Mewaralabakan Bisnis Anda

October 26, 2009

Bisnis waralaba memang sangat menarik. Dengan mewaralabakan kita dapat dengan cepat mengembangkan jaringan. Bisnis apa yang memiliki resiko rendah untuk dijalankan .  Burang Riyadi dari konsultan Franchise IFBM, mengatakan bisnis dengan pola bisnis  waralaba salah satu bisnis yang resikonya kecil sebab bisnis yang sudah dijalankan sudah dikenal masyrakat , sistemnya sudah teruji dan pemiliknya tidak bersusah payah dalam pengembangan brand. Sementara untuk proses mewaralabakan bisnis menurut Burang tidak mudah .

Beberapa kriteria yang harus diperhatikan , pertama soal standarisasi . Standarisasi ini menyangkut pelayanan (barang atau jasa) yang ditawarkan. Kedua keunikan .Bisnis yang diwaralabakan harus memiliki ciri khas usaha. Ketiga transparan ,Dalam mejalankan bisnis harus transparan ,dapat diajarkan dan diaplikasikan oleh orang lain.

Keempat,proven .Bisnis yang akan diwaralabakan terbukti sudah memberikan keuntungan, mereknya sudah terdaftar dan ada dukungan yang berkesinanbungan kepada franchisee.Proses franchising meski bisnis dengan sistem waralaba resiko kegagalannya relatif kecil tetapi bukan berarti akan terjamin 100 persen sukses semua,Harus diakui tidak sedikit pula yang mengalami kegagalan bahkan ada yang sampai tutup.

Burang menginventarisir ada beberapa faktor penyebab gagalnya  bisnis waralaba dalam mewaralabakan usaha. Pertama,franchisor terlalu “serakah”dalam memungut franchise fee.  Kedua, monitoring lemah. Ketiga, salah dalam merekrut franchisee . Keempat perjanjian yang dibuat tidak tegas dan jelas. Kelima sistem operasional terlalu rumit.

Untuk menghindari kegagalan tersebut diperlukan proses franchising,mulai dari filosofi,bentuk hingga konsep .”franchisor harus menentukan business concept ,kajian franchisability,pembuatan dokumen franchise (sysstem development ) launching ,monitoring dan penyempurnaan,” paparan Burang. Nah untuk proses pembentukan business concept,harus ada ide atau gagasan bisnis sesuai impian,lantas cerminkan pada nilai yang diyakini tapi harus ada filosofi usahanya,intinya konsep itu diuraikan untuk dapat digambarkan rincian kegiatan,fasilitas dan operasionalnya,”papar Burang

Sebelum membuat business concept terlebih dahulu membuat filosofi bisnis . Filosofi sangat penting karena dasar untuk memjalankan bisnis.Beberapa hal yang harus dipahami sebelum menjual waralaba. Pertama , Mastery. Anda harus menguasai terlebih dulu bisnis yang anda jalankan.

Kedua systemized. Sistemasikan bisnis sebeum diwaralabakan sehingga bisnis menjadi lebih teratur.Ketiga Maximized. Maksimalkan bisnis terlebih dahulu atau optimalkan bisnis,sehingga betul-betul siap.Keempat organized ,diorganisir atau mengorganisir tim dalam bisnis.Kelima synergy,Berjalannya kerjasama antara satu bidang dengan bidang lainnya.